Kencang
Bergetar
Ribut
Padam
Tahukah kau?
Dengarkah kau?
Rasakan......
Bumi menangis
Wahai manusia bumi
Mengapa engkau hanya terdiam?
Kopi yang hangat kau sanjung
Bahagia semesta kau lindung
Wahai akar yang bergejolak
Disini kau tak tahu
Bumi murka pada sang sembrana
Bumi menangis dan kita hanya terdiam
Sadarlah kita!
Aku hanya merangkak dengan dusta
Lumpuh dan padam seakan tak berdaya
Jiwa tak berarti adanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar